Sabtu, 28 Juli 2012

Tattoo


Tatto sesuatu yang menarik dan indah buat saya. Saya merasakan sakit dan lelah saat di tusuk. Saya hanya membayangkan saat Yesus dimahkotai duri saat penyiksaan hingga Yesus dipaku di kayu salib. Betapa rindu akan iman yang kuat untuk menghadapi penyiksaan ini. Itu yang saya rasakan saat jarum ditusukkan ke badan saya. Saya hanya bisa menahan sakit, 2 jam setelah itu badan sudah lemas. Tenaga terkuras. 
Bangga akan tattoo dengan pemilihan gambar naga, yang menyimbolkan kekuatan, kemandirian. Sebagai seorang lelaki saya harus banyak belajar tentang filsuf ini. Jangan artikan tattoo ini sebagai sesuatu yang menyeramkan, sebagai pelaku kriminal. Tattoo bagi saya menjadi satu bagian yang saya hargai, mulai jerih payah untuk mendapatkan uang untuk tatto dan jerih payah saat menahan sakit, 3x proses tattoo tidak membuat saya kendor dan pantang menyerah. 
Beberapa hikmah bisa saya ambil untuk saya ceritakan ke teman dan keluarga saya.

Minggu, 25 Maret 2012

Kamis, 01 Maret 2012

FREE SPRAY-DAY STENCIL INDONESIA



lorongsyndicate
present

FREE SPRAY-DAY
STENCIL INDONESIA



DARI RAKYAT, OLEH RAKYAT, UNTUK WAKIL RAKYAT

Lorong syndicate merupakan komunitas yang berkecipung dalam dunia kesenian di era post-modern saat ini. Lorong syndicate berdiri di tahun 2008 di Solo – Indonesia dan bergerak dalam dunia street art. lorong Syndicate percaya akan semua yang ada dalam dunia street art baik ada nya. Lorong syndicate merespon gerak gerik sosial di negara ini, dengan menyikapi secara baik sebagai bentuk kepedulian kami kepada rakyat. Lorong Syndicate bagian dari rakyat merasa kecewa atas kinerja para wakil rakyat yang seharusnya membangun demi masa depan rakyat Indonesia, namun dalam kenyataannya selama ini kita semua rasakan justru para wakil rakyat seolah mengkhianati rasa percaya yang diberikan oleh rakyat.
Sebagai contoh adalah tindakan korupsi yang dilakukan para wakil rakyat semenjak tahun 1998 hingga 2012 tidak mengalami penurunan. Dan yang baru akhir-akhir ini terjadi seperti renovasi kamar mandi gedung DPR,dan pembelian kursi yang menelan biaya tidak wajar seolah mengabaikan rakyat kecil, sekolah yang roboh, jalanan yang rusak, mahalnya biaya pengobatan dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu proyek free spray day ‘stencil’ Indonesia yang digarap oleh lorong syndicate, mengajak para pelaku street art dan orang awam yang merasa dibodoh’i, dikhianati, marah, kesal terhadap perilaku wakil rakyat yang tidak merakyat, untuk bersama-sama menyerukan bahwa kita bukan manusia yang bisa dibodohi.
Demi rasa kepedulian kita terhadap bangsa ini……….

pendukung : kempel home video, tugitu, rel bengkonk


Syarat pengiriman :
- Lorong Syndicate meminta video dan foto dokumentasi dari stencil kalian.
- Upload foto dan video kalian lalu kirim ke satya.putra13@gmail.com
- Lorong syndicate terima dalam bentuk master yang sudah di cukil.
- Maksimal ukuran A3 untuk master.
- Kirim karya dan master stencil kalian ke alamat lorong syndicate :
a/n Stephanus Budhi Satya Putra
Jl. Sriwidodo no 10 Perum RC
RT 01 RW XIV Ngringo, Jaten – Karanganyar
Jawa Tengah - 57772
- Paling lambat kita terima tgl 16 Maret 2012.

Bring your jacket, your shirt,
your skateboard or any flat surface
and we will spray a symbol on it

at Ngarsopuro-Solo street slamet riyadi
march 17

Kamis, 16 Februari 2012

Kepala Rusa


Membuat karya baru dengan tema kepala rusa, membuat saya ingat bahwa lama 
saya tidak pernah berkunjung ke kebun binatang.
Sungguh hal menyenangkan kegiatan  waktu saya kecil.

Rabu, 18 Januari 2012

Eco-Informatics/Aesthetics: Media and Art as Environments Ngobrol IVAA bersama Edwin Jurriens


Moderator: Pitra Ayu Hutomo
Tempat: Rumah IVAA (Indonesian Visual Art Archive), Jalan Ireda Gang Dipowinatan 188 A/B Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta.
Waktu: Kamis, 19 Januari 2012, jam 16.00 – 18.30 BBWI

Edwin Jurriens, seorang peneliti dan pengajar bahasa dan budaya Indonesia di Indonesian Studies at the School of Humanities and Social Sciences, University of New South Wales, Canberra, Australia. Edwin Jurriens telah lama meneliti mengenai media komunitas, seni, video, televisi dan jurnalisme radio di Indonesia. Hasil penelitian dan keterlibatannya telah diterbitkan dalam beberapa buku (selain tulisan jurnal dan artikel yang tersebar di berbagai media), yaitu:Cultural Travel and Migrancy: The Artistic Representation of Globalization in the Electronic Media of West Java (KITLV Press, 2004; terjemahan Bahasa Indonesia oleh KITLV-LP3ES, 2006) dan From Monologue to Dialogue: Radio and Reform in Indonesia (KITLV Press, 2009). Lengkapnya bisa dilihat melalui link ini: http://hass.unsw.adfa.edu.au/staff/profiles/jurriens.html

Dalam ngobrol IVAA bersama Edwin Jurriens kita akan membicarakan persoalan yang berkisar pada “media ekologi”, sebuah kosakata yang menarik untuk melihat bagaimana media komunikasi mempengaruhi persepsi manusia, pemahaman, perasaan, dan nilai, yang menciptakan sebuah lingkungan “baru”. Bagaimana interaksi kita dengan media memfasilitasi atau bahkan menghambat lingkungan hidup kita. Semacam studi tentang bagaimana media membentuk lingkungan virtual yang mempengaruhi orang-orang dalam hampir setiap aspek ‘nyata’ dalam lingkungan kehidupan kita, termasuk bentuk dan struktur lingkungan alami. Dalam konteks ini, ngobrol bersama Edwin Jurriens merupakan sebuah ajakan untuk sharing bersama, bagi siapapun juga, refleksi dan pemetaan persoalan media sehari-hari, persoalan yang dihadapi oleh komunitas-komunitas apa saja (khususnya komunitas media dan seni media) dan dalam rangka memberikan kontribusi terhadap penciptaan lingkungan yang sehat, transparan, dan berkelanjutan, serta memelihara (distribusi) informasi dan ekspresi kreatif dalam waktu sekarang dan akan datang.



sumber : http://www.ivaa-online.org/2012/01/media-and-art-as-environment/

Kamis, 05 Januari 2012

Kopi Keliling 2012

Dalam rangka menuju Kopi Keliling 2012, kami ingin mengajak teman-teman semua untuk ikutan kegiatan online exhibition. Kegiatan ini bukan sebuah kompetisi, tapi sarana ekspresi untuk semua lampiaskan secara visual.
Tema di pameran online volume 1 ini adalah: “2012″.
Tentang “2012″:
Tema ini diangkat untuk sekedar berkhayal, berandai, memprediksi, secara santai tahun baru yang sebentar lagi akan datang. Situasi dunia yang bisa dibilang semakin absurd dapat kita lihat di berita-berita sepanjang tahun 2011. Fenomena sosial, trend yang terjadi, sampai isu kiamat bisa menjadi katalis kejadian-kejadian di masa depan. Jadi apa “2012″ di matamu?
Kirimkan karya ke kopikeliling@yahoo.com sebelum tanggal 22 Januari 2012. Format JPG, ukuran maximal A3 (resolusi secukupnya)
Karya yang terpilih akan masuk dalam “featured artist” di www.kopikeliling.com.

“Here I am”

“Here I am”
“Tak kenal maka tak sayang” mungkin inilah pepatah yang patut kami ucapkan sebagai salam perkenalan sebelum anda menikmati karya-karya lukis yang kami pamerkan, singkat kata kami adalah lima mahasiswa Seni Rupa Murni Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta angkatan 2008 yang masih mengenyam pendidikan pada semester tujuh dengam prodi minat utama seni grafis dan keramik.
Kami adalah Rais Zakaria, Tanti Anifah, Galih Reza P, Kharisma Hi dan Emmanuel Putro P. Secara keseluruhan kami memiliki berbagai macam aktivitas seni seperti berpameran seni rupa, mentor workshop seni grafis cukil, mentor dalam sebuah sanggar seni, berkecimpung dalam komunitas seni, residensi seniman galeri, konsultan penata produk pada etalase toko hingga freelance desain, karikatur dan illustrasi. Hal ini kami lakukan atas dasar bahwa dalam berekspresi seni kami dapat bersifat terbebas dari ruang, waktu, media dan teknik.
“Here I am”…inilah saya, pernyataan inilah yang tepat untuk mewakilkan karya-karya lukis yang kami tampilan dalam pameran kali ini. “Here I am”…inilah saya, lahir karena sebuah proses panjang yang kami rasakan dalam dunia akademisi seni rupa dan seni rupa Indonesia pada umumnya, dimana kami harus mampu beradaptasi dari segala macam bentuk visual, media dan teknik dalam berkarya hingga akhirnya kami mengambil sikap untuk berekspresi secara bebas baik dari sisi visual, media dan teknis.
Semoga dengan adanya pameran ini dapat membuka mata kita bahwa grafis, keramik, lukis, patung dan desain hanyalah sebuah media ekspresi seni dan bukan panggilan hidup dalam proses berkarya. Maka yakinlah “Here I am”…inilah saya, dengan segala ekspresi seni saya.

Surakarta, 28 Desember 2011
Ketua Pameran
Emmanuel Putro Prakoso


OPENING
9 Januari 2012, 10.00am

ARTIST
Rais Zakaria | Tanti Anifah | Galih Reza P
Kharisma Hi | Emmanuel Putro P

VENUE
9-11 January 2012
at Galeri Seni Rupa
Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Negeri Sebelas Maret, Solo-INDONESIA
Jl. Ir. Sutami 36 A. Kentingan, Surakarta