Sabtu, 28 Juli 2012

Tattoo


Tatto sesuatu yang menarik dan indah buat saya. Saya merasakan sakit dan lelah saat di tusuk. Saya hanya membayangkan saat Yesus dimahkotai duri saat penyiksaan hingga Yesus dipaku di kayu salib. Betapa rindu akan iman yang kuat untuk menghadapi penyiksaan ini. Itu yang saya rasakan saat jarum ditusukkan ke badan saya. Saya hanya bisa menahan sakit, 2 jam setelah itu badan sudah lemas. Tenaga terkuras. 
Bangga akan tattoo dengan pemilihan gambar naga, yang menyimbolkan kekuatan, kemandirian. Sebagai seorang lelaki saya harus banyak belajar tentang filsuf ini. Jangan artikan tattoo ini sebagai sesuatu yang menyeramkan, sebagai pelaku kriminal. Tattoo bagi saya menjadi satu bagian yang saya hargai, mulai jerih payah untuk mendapatkan uang untuk tatto dan jerih payah saat menahan sakit, 3x proses tattoo tidak membuat saya kendor dan pantang menyerah. 
Beberapa hikmah bisa saya ambil untuk saya ceritakan ke teman dan keluarga saya.